Minggu, 27 April 2014

MUK-ARTIKEL ORPELKES



Organisasi pelayanan kesehatan
Organisasi pelayanan kesehatan merupakan organisasi berbadan hukum  yang pada aktivitas pokoknya  memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan tujuan mencapai pelayanan yang berkualitas dan bermutu sebagai upaya peningkatan  kesehatan masyarakat.
Jenis organisasi pelayanan kesehatan
-          Rumah sakit
-          Puskesmas
-          posyandu
-          Klinik
A.    Rumah Sakit
Berasal dari bahasa latin “hospes” yang berarti “keramahan”. Pada abad pertengahan rumah sakit berfungsi sebagai penampungan musafir dan orang miskinMerupakan institusi pelayanan kesehatan profesional yang pelayanannya disediakan oleh dokter, perawat, dan tenaga - tenaga kesehatan lainnya yang menyediakan pelayanan paripurna, kuratif, preventif serta promotif
a.    Sejarah
-     Pada periode awalnya rumah sakit didirikan oleh organisasi - organisasi keagamaan
-     Pada periode awal  rumah sakit hingga 1900-an disebut juga periode perwalian rumah sakit (thrustership)
-     Pembiayaan oleh dewan perwalian (yayasan, terutama yayasan keagamaan) sebagai pemilik rumah sakit.
-     Teknologi dan manajemen sangat sederhana, pengobatan hanya sebatas menghilangkan gejala bukan menghilangkan penyakit secara keseluruhan
-     Rumah sakit menjadi simbol sosial, pegawai bersifat sukarelawan dan kemanusiaan, pasien membayar semampunya
-     Tahun 1920-an berkembang pendidikan kedokteran ke arah kedokteran ilmiah, periode ini disebut juga periode kedokteran
-     Dokter terlibat secara mendalam
-     Kemajuan teknologi kedokteran memberi dampak pada rumah sakit, berkembangnya spesialisasi kedokteran dan pemeriksaan laboratorium
-     Terjadi ekspansi teknologi kedokteran perkembangan fasilitas diagnostik & terapetik, serta sumber pendanaan
-     Munculnya asuransi kesehatan di lingkunga sosial - politik
-     Periode administrasi ditandai dengan makin pesatnya :
Ø  Riset kedokteran
Ø  Teknologi kedokteran nuklir
Ø  Anti kanker
Ø  Transplantasi & imunisasi
-     Perubahan peran dokter dari individu ke bentuk tim (adanya kolaborasi dengan tenaga kesehatan lainnya)
-     Rumah sakit berubah menjadi perusahaan besar & padat karya, teknologi, profesi, serta permodalan, sehingga perlu manajemen informasi yang baik
-     Penggunaan teknologi akuntan keuangan, dan sistem rekayasa manajemen yang baik
-      pada tahun 1990-an disebut juga periode tim
-     Muncul permasalahan kelebihan tenaga kesehatan
-     Persaingan pelayanan kesehatan muncul seiring berkembangnya rumah sakit swasta
-     Pendekatan tim dilakukan (antar profesi medis maupun non medis) guna mempertemukan pelayanan  kesehatan bagi masyarakat
-     Terjadi konflik interdisipliner

b.    Klasifikasi
1.    Rumah sakit tipe A
Rumah sakit yang mampu memberi pelayanan kedokteran spesialis dan subspesialis luas, ditetapkan oleh pemerintah sebagai rujukan tertinggi
2.    Rumah sakit tipe B
Rumah sakit yang memberi pelayanan spesialis dan subspesialis terbatas, menampung rujukan kabupaten
3.    Rumah sakit tipe C
Rumah sakit yang memberi pelayanan spesialis terbatas yaitu penyakit dalam, bedah, bedah anak dan kebidanan
4.    Rumah sakit tipe D
Rumah sakit bersifat transisi karenan pada suatu saat dapat ditingkatkan menjadi tipe C pelayanan yang disediakan : kedokteran umum, & gigi
5.    Rumah sakit tipe E
Rumah sakit  yang hanya menyediaka pelayanan khusus, hanya 1 pelayanan kedokteran

B.    Puskesmas
Merupakan unit pelayanan kesehatan yang memeberi pelayanan kesehatan secara preventif, kuratif secara terpadu, menyeluruh dan mudah dijangkau dalam lingkup wilayah kerja kecamatan di kabupaten/kota, berbeda dengan rumah sakit yang tidak mempunyai wilayah kerja, dalam artian wilayah kerja rumah sakit adalah luas
Kegiatan pokok puskemas :
Ø  Kesehatan ibu & anak
Ø  KB
Ø  Gizi
Ø  Kesehatan lingkungan
Ø  Pencegahan penyakit menular
Ø  Penyuluhan & perawatan  kesehatan masyarakat
Ø  Pengobatan
Ø  Usaha kesehatan : gizi, sekolah, dan jiwa
Ø  Laboratorium
Ø  Pencatatan dan pelaporan

a.      Sejarah
Pada masa awal diterapkannya  puskesmas (1969) sangat sedikit perhatian pemerintah, sebelumnya pelayanan kesehatan masyarakat ditangani oleh balai pengobatan, balai kesehatan ibu dan anak, dan balai kesejahteraan  unit-unit tersebut berdiri sendiri-sendiri dan tersebar di tiap kecamatan, tidak saling berhubungan secara langsung melaporkan kegiatannya ke dinkes. Unit-unit tersebut pada umumnya dipimpin oleh seorang mantri yang latar pendidikannya sebagai pembantu perawat atau perawat.
Sejalan dengan penerapan konsep puskesmas pada tahun 1969 maka mulailah dibangun puskesmas-puskesmas di beberapa wilayah yang dikepalai oleh dokter wilayah yang membawahi beberapa wilayah kecamatan, di tingkat kabupaten dipimpin oleh dokter kabupaten yang membawahi dokwil. Pada tahun 1976 dibentuklah PKMD (pembangunan kesehatan masyarakat desa) yang merupakan perpanjangan konsep puskesmas dengan tujuan memperluas jangkauan pelayanan kesehatan oleh swasta maupun pemerintah

b.    Staratifikasi puskesmas
1.    Strata 1
Merupakan puskesmas dengan prestasi yang sangat baikl
2.    Strata 2
Puskesmas dengan prestasi standartart
3.    strata 3
merupakan puskesmas dengan prestasi dibawah rata2

C.   posyandu
posyandu merupakan organisasi pelayanan kesehatan yang merupakakn bentuk baru dari  PKMD yang pertama kali didirikan oleh pemerintah republik RI di yogyakarta pada tahun 1986. Sejak saat itu posyandu tumbuh dengan pesat. Pada tahun 1990 kelauarlah instruksi menteri dalam negeritentang peningkatan mutu pengelolaan posyandu. Pengelolaan posyandu dilakukanm oleh kelompok kerja operasional yang merupakan  kerja sama pemda dengan masyrakat.

a.    Tujuan
1.    Memepercepat penurunan angka kematian bayi & balita
2.    Mempercepat penerimaan norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera
3.    Berkembangnya kegiatan kegiatan masyarakat sesuai kebutuhan & kemampuan

b.    Pelayanan 5 meja
-       Meja 1 :
     pendaftaran pengunjung posyandu oleh kader kesehatan
-       Meja 2 :
     penimbangan bayi, balita & ibu hamil oleh kader kesehatan
-       Meja 3 :
     pencatatan hasil penimbangan, dari meja 2 ke dalam KMS
-       Meja 4 :
     penyuluhan pada ibu bayi/balita atau ibu hamil oleh kader kesehatan
-       Meja 5 :
pemberian informasi pemasangan alat kontrasepsi, pengobatan bayi, pemeriksaaan ibu hamil oleh petugas kesehatan, bila kasus tidak bisa dilayani dirujuk ke puskesmas 

c.    Program posyandu
-       Kesehatan ibu dan anak
-       Keluarga berencana
-       Gizi
-       Penanggulangan diare
-       imunisasi


D.   klinik
merupakan fasilitas medis kecil yang hanya melayani keluhan tertentu. Biasanya klinik dijalankan oleh LSM atau dokter - dokter yang ingin menjalankan praktek pribadi, pada umumnya hanya menerima pelayanan rawat jalan saja. Kumpulan dari klinik disebut dengan poliklinik. Dari pendanaan, pengelolaan, dan operasionalnya  klinik bisa bersumber dari pribadi atau publik (organisasi sosial)

MUK :D :D



Akuntasi kesehatan
Proses pengidentifikasian, pengukuran, pencatatan dan pelaporan keuangan atau transaksi ekonomi dari suatu organisasi yang dijadikan sbg informasi dalam rangka pengambilan keputusan ekonomi oleh pihak yg memerlukan

Sumber biaya
-          Pasien
-          Pemerintah
-          Pemilik

Tujuan
-          Penentuan biaya kesehatan (sistem DRG, pembukaan tekanan dalam industri telah meningkatkan perubahan pada struktur utama pembiayaan)

-          Memberi informasi yang diperlukan utk mengelola organisasi scr tepat, efisien, ekonomis. Menyangkut alokasi sumber daya yg dipercayakan pada organisasi

-          Beri informasi yg memungkinkan pengelola untuk melaporkan pelaksanaan tgjawab pengelolaan scr tepat & efektif besert penggunaan sbrdaya yg mjd wewenangnya, disamping memungkinkan pengelola utk melaporkan ke publik hasil dr operasi organisasi -> terkait dengan akuntabilitas

Organisasi pelayanan kesehatan
Lembaga/institusi berbadan hukum yang kegiatan operasionalnya adalah memberi pelayanan kesehatan maupun memproduksi obat

Rumah sakit
Bagian integral dari organisasi sosial & kesehatan dengan fungsi menyediakan pelayanan kesehatan paripurna, kuratif, & preventif pada masyarakat

Puskesmas
Organisasi fungsional yang menyelenggarakan upaya kesehatan yg bersifat menyeluruh, terpadu, dapat diterima, dan dijangkau masyrakat 4 pelayanan :
-          Pemeriksaan kesehatan
-          Pengobaatan penyakit
-          Penyuluhan kesehatan
-          Perawatan kesehatan

Poliklinik
Suatu lembaga yang terdiri dari beberapa tenaga kesehatan yg bekerja sama membuka praktek pelyankes
4 poin pelyankes
1.       Sasaran
2.       Tindakan
3.       Sumberdaya
4.       Implementasi

Anggaran
Kumpulan pernyataan mengenai perkiraan atas penerimaan & pengeluaran yang diharapkan akan terjadi dalam satu/beberapa periode mendatang
Beberapa faktor dlm perencanaan
-          Sasaran
-          Tindakan
-          sbrdaya yang diperlukan
-          implementasi

anggaran dlm organisasi kesehatan
-          anggaran legislatif
-          anggaran manajemen
-          dlm p’biayaan organisasi profit&non fleksibilitas p’biayaan yg bedakan

jenis anggaran
-          anggaran modal
anggaran yg terdaftar dalam rencana  penambahan modal berisi daftar modal yang diajukan selama setahun kedepan

-          anggaran kas
anggaran yg telah tercatatdalam rencana penerimaan dan pengeluaran kas
kas : semua mata uang logam, kertas, dalam/luar negeri, surat2 berharga yg bersifat spt mata uang, yaitu dpt digunakan u/ p’bayaran tiap saat

-          anggaran pelaksanaan
adl anggaran  yg telah terdaftar  dalam perencanaan aktivitas pelaksanaaan aktivitas, terbagi atas
·         revenue (penerimaan)
·         pengeluaran (bea rutin, tak terduga)
·         biaya & pengeluaran
·         format pengeluaran
·         anggaran program
·         pengumpulan hasil

langkah2 proses penganggaran
-          penyebaran pedoman persiapan perkiraan anggaran
-          review p’kiraan
-          p’setujuann anggaran

laporan keuangan kesehatan
tujuan : mengecualikan informasi yg menyangkut posisi keuangan, kinerja, sert perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yg bermanfaat bagi pengguna dalam p’ambilan keputusan investasi
keputusan
-          investasi
-          kredit
dasar/pedoman dalam penyusunan laporan keuangan :
1.       peraturan badan pengurus modal
2.       berdasar standar akuntansi pelayanan
3.       berdasar standar akuntansi internasional
4.       berdasar standar laporan keuangan internasional
5.       berdasar kesepakatan antar negara