Memori :
Jangka panjang : penyimpanan informasi dalam waktu lama
& permanen.
memori sensoris. Pada tahap ini informasi dari luar
yang diterima oleh indera diubah menjadi impuls-impuls neural sesuai dengan
masing-masing fungsi indera, kemudian impuls-impuls neural yang mengandung
informasi ini diteruskan ke ingatan jangka pendek. Setelah informasi masuk ke
dalam ingatan jangka pendek, di seleksi sedemikian rupa mana yang dianggap
penting dan tidak, kemudian diteruskan ke ingatan jangka panjang.
Episodik : sistem memori neurokognitif yang memungkinkan seseorang mengingat peristiwa-peristiwa pada masa lalunya
Episodik : sistem memori neurokognitif yang memungkinkan seseorang mengingat peristiwa-peristiwa pada masa lalunya
Semantik : ingatan mengenai pengetahuan dan fakta2
Prosedural : kemampuan mengingat kembali bagaimana
melakukan sesuatu
Jangka pendek : suatu proses penyimpanan memori
sementara, selama masih dibutuhkan
Sensoris : Memori sensoris adalah ingatan yang berkaitan dengan penyimpanan
informasi sementara yang dibawa oleh pancaindera.
Lupa : kegagalan
pengambilan kembali informasi yang disimpan merupakan proses terjadinya lupa.
Adanya penimpaan dari informasi yang baru menutupi informasi yang telah lama
disimpan, dan karena tidak sering di ulang, maka informasi tersebut semakin
kelam didasar memory dan akhirnya menghilang.
Konsep diri :
sifat unik pada manusia untuk bedakan dg dg makhluk
lain
cara individu memandang dirinya secara utuh, baik fisikal,
emosional intelektual , sosial dan spiritual
budaya pengaruhi konsep diri lewat ortu, karena dasar2 etika yang diajarkan ortu berlaku di
lingkungan
pandangan individu mengenai siapa diri individu, dan itu bisa
diperoleh lewat informasi yang diberikan lewat informasi yang diberikan orang
lain pada diri individu
faktor : orangtua, agama, lingkungan, pergaulan, fisik,
psikis, sosial
jati diri :
Jati diri adalah bagaimana orang melihat kita sebagai
sesuatu yang berbeda dari yang lainnya
Gangguan kepribadian :
Paranoid : kecurigaan berlabih, ketidak percayaan pd
org lain
Schizoid : menghindari
hubungan dengan orang lain dan tidak menunjukkan banyak emosi
Skizofrenia : Gangguan ini ditandai oleh
bentuk-bentuk berpikir dan memahami dengan cara yang aneh,
Antisosial : kurang hati nurani,
mengabaikan perasaan org lain, tidak ada menyesal
Borderline : ketidakstabilan
suasana hati dan miskin citra diri
Histrionik : pencari perhatian
Narsis : keterpusatan diri, besar2kan prestasi u/
pujian
Avoidant : kegelisahan sosial
ekstrim
Dependent : ketergantungan untuk dijaga
Obsesif kompulsif : terlalu fokus
pada kesempurnaan
Gangguan anxietas
Fobia : ketakutan luar biasa yg gk masuk akal
Panik : kecemasan luar biasa, mendadak gk dipahami
Anxietas menyeluruh : tegang, cemas,kuatir always
Obsesif kompulsif : gangguan bersifat ritual,
stereotip
Stress pasca trauma : trauma sebabkan stres
Gangguan makan
Anoreksia nevusa: takut berlabihan thd kegemukan
Binulimia nevusa:
makan banyak,pelampiasan depresi
Makan berlebihan: pelampiasan stres thd makanan
Motivasi:
suatu sugesti atau
dorongan yang muncul karena diberikan oleh seseorang kepada orang lain atau
dari diri sendiri, dorongan tersebut bermaksud agar orang tersebut menjadi
orang yang lebih baik dari yang sebelumnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar