Rabu, 22 Januari 2014

anatomi



1.      Yang termasuk organ okuli accesoria  = Supersilia (B)
2.      Lapisan terdalam bola mata = badan silier, sklera, retina, iris (salah semua(E))
3.      Menebal menipis mata = akomodasi (B)
4.      Strabismus kelainan pd = otot ekstrinsik bola mata (B)
5.      Kesulitan baca jarak jauh = myopia (A)
6.      Kelainan diatas (myopia) dikoreksi dengan lensa = negatif/cekung (A)
7.      Kelainan tidak bisa melihat dekat di usia tua = presbiopia (C)
8.      Presbiopi dikoreksi dg lensa = silindris (D)
9.      Glaukoma terjadi akibat tekanan bola mata & kelebihan produksi = humor aqueus (C)
10.  Keratitis infeksi pada = kornea (A)

1.       Organ telinga seperti rumah siput = koklea (E)
2.      Letak tuba eustachius = telinga tengah (B)
3.      Batas telinga luar = membran timpani (C)
4.      Muara tuba eustachius = laringofaring (D)
5.      Tulang kecil di telinga = maleus, inkus, stapes (B)
6.      3 bagian anatomi telinga = luar, tengah, dalam (C)
7.      Penampung gel. Suara yg masuk dr luar k dalam = aurikula (C)
8.      Sobek gendang telinga scr sadar = myringotomy (A)
9.      Timbunan cerumen ada di = MAE (B)
10.  Ruang telinga tengah = cavum tympani (B)

1.      Saraf pembau = N.olfactorius (A)
2.      Sinus yg sering radang = sinus maksilaris (B)
3.      Bag. Hidung yg menghangatkan udara = cavum nasi (C)
4.      Bernapas dr hidung baik cz = udara disaring (C)
5.      Hubungan sinus paranasalis dg hidung = gang. Hidung menjalar ke sinus (A)
6.      Tidak mampu membau = anosmia (B)
7.      Rambut getar hidung = flagela (B)
8.      Udara yg keluar saat bernafas = Co2 & uap air (B)
9.      Alur pernafasan = hidung-faring-laring-trachea-bronkus-bronkiolus-alveolus (E)
10.  Selain respirasi hidung untuk = mencium (B)

1.      Dr struktur cavum oris letak lidah = dasar (A)
2.      Tempat papil lidah = dorsum (C)
3.      Bag. Lidah peka manis = ujung (B)
4.      Papila terbesar = circumvallata
5.      Saraf lidah = N.vagis, N.fasialis, N.glossopharingus
6.      Tidak mampu mengecap = ageusia (C)
7.      Enzim lidah yg menyederhanakan glukosa = ptialin (B)
8.      Bahasa latin amandel = tonsila lingualis
9.      Kelenjar ludah yg gondongan = parotis
10.  Fungsi kelenjar saliva = basahi lidah, cegah karies, pencernaan, larutkan makanan (E)


1.      Duramater bag. Dari = meningen
2.      Selain duramater = arachnoid, piameter
3.      Saraf Anggota gerak sisi kanan = otak kiri
4.      Bagian batang otak = medulla oblongata, pons, mesencephalon
5.      Bag. Otak u/ regulasi suhu = hipotalamus
6.      Lobus cerreberum u/ p’lihatan = occipitalis
7.      Lobus cerreberum u/ pendengaran = temporalis
8.      Organ mengatur keseimbangan = cerrebelum
9.      Saraf pembau (nomor) = 1
10.  Nama saraf pembau = olfaktorius
11.  Kelainan saraf pembau = anosmia
12.  Nomor saraf wajah = 7
13.  Nama saraf wajah = fasialis
14.  Gerak tanpa disadari krn respon = reflek
15.  Sum-sum tulang belakan tergolong saraf = pusat
16.  Lobus2 otak besar = frontal, temporal, occipital, parietal
17.  Bag. Luar sumsum tulang belakang = cortex
18.  Warna cortex sumsum tlg belakang = putih
19.  Saraf 12 (nama) = hipoglossus
20.  Bagian neuron = dendrit, akson, badan & inti sel, sel schwann, nodus ranvier, myelin


Nomor
Nama
Jenis
Fungsi
I
Olfaktorius
Sensori
Menerima rangsang dari hidung dan menghantarkannya ke otak untuk diproses sebagai sensasi bau
II
Optikus
Sensori
Menerima rangsang dari mata dan menghantarkannya ke otak untuk diproses sebagai persepsi visual
III
Okulomotor
Motorik
Menggerakkan sebagian besar otot mata
IV
Troklearis
Motorik
Menggerakkan beberapa otot mata
V
Trigeminus
Gabungan
Sensori: Menerima rangsangan dari wajah untuk diproses di otak sebagai sentuhan
Motorik: Menggerakkan rahang
VI
Abdusen
Motorik
Abduksi mata
VII
Fasialis
Gabungan
Sensorik: Menerima rangsang dari bagian anterior lidah untuk diproses di otak sebagai sensasi rasa
Motorik: Mengendalikan otot wajah untuk menciptakan ekspresi wajah
VIII
Vestibulokoklearis
Sensori
Sensori sistem vestibular: Mengendalikan keseimbangan
Sensori koklea: Menerima rangsang untuk diproses di otak sebagai suara
IX
Glosofaringeal
Gabungan
Sensori: Menerima rangsang dari bagian posterior lidah untuk diproses di otak sebagai sensasi rasa
Motorik: Mengendalikan organ-organ dalam
X
Vagus
Gabungan
Sensori: Menerima rangsang dari organ dalam
Motorik: Mengendalikan organ-organ dalam
XI
Aksesorius
Motorik
Mengendalikan pergerakan kepala
XII
Hipoglossus
Motorik
Mengendalikan pergerakan lidah




















































termin



1.       Ataksia kegagalan kontrol otot pada tangan dan kaki mereka, sehingga menghasilkan kurangnya keseimbangan dan koordinasi atau gangguan gait
2.       Parkinson penyakit degenerative ditandai dengan adanya tremor pada saat beristirahat, kesulitan untuk memulai pergerakan dan kekakuan otot.
3.       Distonia gangguan gerak yang disebabkan gerakan kontraksi tak disengaja oleh otot menghasilkan gerakan berulang-ulang menyebabkan nyeri pada satu, sekelompok, atau bahkan semua otot.
4.       Tremor adalah suatu gerakan gemetar yang berirama dan tidak terkendali terjadi cz kontraksi n relaksasi otot cz gangguan saraf ke otot
5.       Alzheimer merupakan sejenis penyakit penurunan fungsi saraf otak yang kompleks dan progresif yang di sebabkan karena berkurangnya gizi di otak. daya ingatan seseorang merosot dengan parahnya sehingga pengidapnya tidak mampu mengurus diri sendiri.
6.       Sklerosis Multipel adalah suatu kelainan dimana saraf-saraf pada mata, otak dan tulang belakang kehilangan selubung sarafnya (mielin).
7.       Migraine nyeri berdenyut hebat dan berulang, yang biasanya mengenai salah satu sisi kepala tetapi kadang mengenai kedua sisi kepala.
8.       Cluster headache jenis nyeri kepala yg berat, terjadi pd satu sisi, timbul dalam serangan2 mendadak, sering disertai dgn rasa hidung tersumbat dan berair, keluar air mata, kepala seperti ditusuk2 di sisi nyeri, terutama di sekitar mata sehingga mata juga tampak merah dan bengkak, muka berkeringat
9.       Tension type headache merupakan hasil dari proses kontraksi (ketegangan) otot kepala, wajah, rahang, dan leher. Biasanya ditimbulkan antara lain oleh stres fisik maupun psikis, posisi badan salah
10.   Narkolepsi sepanjang waktu mengantuk
11.   Sleep apnoe tidur tanpa nafas
12.   Neuralgia Trigeminal  kelainan fungsi dari saraf trigeminal (saraf kranial V) . Kelainan fungsi saraf trigeminal menyebabkan serangan nyeri tajam yang hebat selama beberapa detik-menit di wajah
13.   Bell’s palsy kelemahan atau kelumpuhan tiba-tiba pada otot di satu sisi wajah
14.   Guillain Barre syndrome autoimun demyelinisasi
15.   Miasthenia Gravis kelemahan otot yang cukup berat dimana terjadi kelelahan otot-otot secara cepat dengan lambatnya pemulihan, cz autoimun
16.   Cerebral palsy (CP) suatu gangguan atau kelainan yang terjadi pada suatu kurun waktu dalam perkembangan anak, mengenai sel-sel motorik di dalam susunan saraf pusat, bersifat  kronik dan tidak progresif, cz cacat otak
17.   Lobotomy yaitu memotong saraf yang menghubungkan thalamus dengan lobus frontalis otak
18.   Tractotomy pemotongan saraf yang ada di medulla spinalis u/ hilangkan nyeri
19.   Shunt saluran yang saling berhubungan antara dua kanal yang secara anatomis sudah ada
20.   Neurectasis operasi pembedahan untuk menarik saraf
21.   Dacryoadenitis peradangan kelenjar   lacrimalis
22.   Epiphora air mata mengalir berlebihan


Gangguan mental organik = berkaitan dengan penyakit, Onsetnya dapat pada semua usia tetapi
cenderung berawal pada masa dewasa muda atau lanjut usia. dapat bersifat reversibel atau irreversibel dan progresif.

Demensia = penurunan fungsi intelektual shg ganggu fungsi sosial & kerja
                        Manifestasi : gangguan otak, kronik, gangguan fungsi luhur
Gangguan luhur = ingat, pikir, orientasi, pemahaman, belajar, berhitung

DELIRIUM = gangguan metabolisme otak secara akut, ireversibel menyeluruh & sementara

PSIKOSIS = gangguan mental berat kehilangan kemampuan mengenali realitas/ berhubungan dg org
                      Lain, berperialku aneh, perubahan dlm 2 minggu/kurang, dapat didahului stressor/tidak

SKIZOFERNIA = pikiran tidak realistis, afek tumpul, kesadaran jernih, intelektual terpelihara, walau
                             Dapat terjadi kemunduran kognitif

SKIZOID = afek datar, tidak peduli puji/cacian, aktifitas dilakukan sendiri, tak ada teman dekat

DISSOSIAL =  tidak peduli perasaan org lain, tk bertgjawab, toleransi frustasi rendah, tkmampu alami
                        Rasa salah, salahkan org lain

HISTRIONIK = mudah dipengaruhi, terus mencari penghargaan dr org lain, penampilan mencolok,
                          Terlalu peduli dg daya tarik fisik

ANAKASTIK = RAGU2& hati2 berlebihan perfeksionisme, kaku, terlalu teliti, pemaksaan tk beralasan
                          Agar org lain spt dirinya

CEMAS =  tegang, takut menetap, enggan terlibat dg org lain,menghindari aktifitas sosial

DEPENDEN = nasib diri di org lain, tk berdaya jk sendirian, tk bisa buat keputusan sendiri

NEUROTIK  = gangguan mental dg dasar organik, realitas tk terganggu, perilaku terganggu

ANXIETAS FOBIK = ketakutan menonjol, rasa takut sangat tidak masuk akal

PSIKOSOMATIK = karena faktor psikologik, gejala di kejiwaan tk jelas, kerusakan jaringan tubuh oleh
                                 Saraf otonom

SIKOLOTIMIA =  ketidak stabilan menetap dari afek ,meliputi banyak periode  depresi ringan n
                                Hipomania

DISTIMIA = afek depresif yang berlangsung sangat lama,yang tidak pernah/jarang sekali cukup parah
                       memenuhi kriteria gangguan depresif berulang ringan/sedang, mulai usia dini dewasa  

AUTISME = gangguaan perkembangan yang sangat kompleks, yang bersifat kronik nampak pd usia
                      3 tahun.
Gejala = lemah kwalitatif interaksi sosial, verba,  & nonverbal, perilaku stereotipik