Senin, 20 Januari 2014

resep



Resep
adalah permintaan tertulis seorang dokter, dokter gigi, atau dokter  hewan yang diberiijin berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku kepada apoteker pengelola apotik untuk menyediakan dan menyerahkan obat-obatan bagi penderita

selalu dimulai dengan R/ yang artinya recipe (ambillah). Dibelakang tanda ini (R/) biasanya baru tertera nama dan jumlah obat

formula
formula magistrlis
Formula ini dikenal dengan resep racikan.Dalam hal ini, dokter selain menuliskan bahan obat, juga bahan tambahan. Bahan tambahan yang ditambahkan tergantung dari sediaan yang diinginkan.

formula officinalis
Resep dengan formula ini berarti obat yang digunakan adalah obat generik dan tersedia dalam sediaan generik (BPOM Depkes) atau sediaan standar baku (Formularium Indonesia).

 formula spesialistis
Resep yang ditulis dengan formula ini adalah obat paten dari pabrik obat.  Bila penulisan resep ini kurang jelas atau tidak lengkap dapat mengakibatklan kesalahan dalam pelayanan di apotek

Pedoman penulisan
       Nama, alamat, Nomor Surat Ijin Praktek Dokter (NSIP)
        Tanggal penulisan resep (inscriptio)
       Aturan pemakaian obat (signatura)
       Nama setiap obat/komponen obat dan Tanda R/ pada bagian kiri setiap penulisan resep (invactio)
        Tanda tangan/paraf dokter penulis resep (subcriptio)
        Tanda seru dan paraf dokter untuk resep yang mengandung obat dengan jumlah melebihi  dosis maksimum

Istilah berdasar cara pakai
       Agit.a.sum  (agita ante sumendum ) = kocok sebelum pakai
       Comp (comsitus) = di oleskan
       I.M  (intra muscularly) = disuntikkan kedalam obat
       Inj  (injection) = suntikkan
       Gtt  (gutta) = diteteskan
       Lin (linimentum) = digosok
       P.o  (per os) = melalui mulut

Istilah berdasar tempat pemberian
       A.s / AS (auris sinister) = telinga kiri
       A.d / AD (aurio dexter) = telinga kanan
       O.l  (oculus laeva) = mata kiri
       Ad.part.dolent  (ad partes dolantes) = ditempat yang sakit
       Au / AU (auris utro) = kedua telinga
       SL (sub lingualy) = di bawah lidah

Istilah berdasarkan waktu pemberian
       A.c  (ante coenam) = sebelum makan
       P.c  (post coenam) = setelah makan
       O.m (omni mane) = pada pagi  hari
       O.n (omni nocte) = pada malam hari
       D. (dies) = hari
       Nocte (nocte) = malam
       Mane (mane) = pagi hari
       qPM (quaque post meridiem) = setiap sore

istilah berdasar bentuk
       Cap (capsula) = kapsul
       Fl./ fld (fluida) = fluida
       Pulv (pulvis) = bubuk
       Sol (solution) = larutan
       Syr  (syrupus) = sirup
       Tab (tabella) = tablet
       Ung (unguentum) = salep

Resep yg lengkap
       Tanggal dan tempat ditulisnya resep (inscriptio)
        Aturan pakai dari obat yang tertulis (signatura)
       Paraf / tanda tangan dokter yang menulis resep (subcriptio)
       Tanda buku penulisan resep dengan R/ (invecatio)
       Nama obat, jumlah dan cara membuatnya (praescriptio atau ordination)

Bila dokter ingin agar resepnya dapat diulang, maka dalam resep ditulis interatie. Dan ditulis berapa kali resep boleh diulang.
Misalkan interatie 3X,artinya resep dapat dilayani 1+3 kali ulangan = 4X.
Untuk resep yang mengandung narkotika, tidak dapat ditulis interatie tetapi selalu dengan resep baru




Tidak ada komentar:

Posting Komentar