Jumat, 17 Januari 2014

SIK (BARU)


skrining
skrining = identifikasi penyakit yg belum jelas dengan pemeriksaan tertentu u/ membedakan orang yg betul2 sehat dengan yg tampak sehat tapi sakit (mausner & kramer, 1985).

Skrining = proses dg maksud identifikasi peny. Yg tidak diketahui dengan uji-uji yang dapat
diterapkan secara cepat dalam sebuah skala yang besar (Beaglehole,dkk,1997)

macam skrining
mass = melibatkan populasi keseluruhan
multiphasic = menggunakan berbagai alat uji scr bersamaan
spesific targeted = kelompok tertentu
oportunistic = konsultasi pd ahli kesehatan u/ beberapa tujuan lain

kegunaan
menurunkan angka kematian
menurunkan fatalitas kasus dri individu
tingkatkan presentase kasus yg dpt dideteksi dini
mencegah penyebaran penyakit
peningkatan kualitas hidup individu

kriteria penyakit
penyakit serius jika tidak dideteksi dini
Prevalensinya tinggi pd tahap awal
RAP dimengerti
Ada periode lama gejala - penyakit

Kriteria alat skrining
1.      Dapat dijalankan scr massal dg cepat, mudah, murah
2.      Validitas, realibilitas, hasil tinggi
3.      Tes dpt diterima oleh umum & sasaran

Uji validitas
1.      Membandingkan hasil periksa alat skrining dg gold standard
2.      Hasil penilaian
-          Sensitivitas kemampuan menemukan benar2 sakit diantara org sakit
-          Spesifisitas kemampuan menemukan yg benar2 sehat diantara org sehat
-          Nilai prediktif positif kemampuan menemukan org sakit diantara org2 dididuga sakit
-          Nilai prediktif negatif kemampuan menemukan org sehat diantara org2 diduga sehat

Penelitian epidemiologi

Asumsi dasar
ð  Sakit tidak terjad secara acak
ð  Penelusuran ‘penyebab’ harus melalui perbandingan kelompok
ð  Epidemiologi = studi distribusi + determinan pd populasi

Jenis
1.      Observasional
-          Deskriptif
1.      Case report
2.      Time series
3.      Studi korelasi
-          Analitik
1.      Cross sectional
2.      Case control
3.      Cohor
2.      Eksperimental
1.      Community trial
2.      Clinical trial

a.      Deskriptif = menggambarkan distribusi masalah kes. Menurut variabel penelitian
-          Tidak membuktikan hipotesa
-          Tidak menunjuk sebab-akibat
-          Merumuskan hipotesa
-          Berupa masukan u/ prog. Kes.

b.      Analitik = evaluasi antara faktor resiko & penyakit, membuktikan hipotesis mencari hub. Kausal
-          Faktor resiko mendahului peny.
-          Hub. Antara faktor resiko & peny. Kuat

c.       Observasional = tidak ada perlakuan terhadap subyek

d.      Eksperimen = sengaja memeberi perlakuan pada subjek

Ukuran dalam epidemiologi
1.      Rasio
-          Dinyatakan dalam a/b,
-          Berguna u/ pembandingan
-          Contoh : sex ratio, dependency ratio,

2.      Proporsi
-          Besar relatif suatu kelompok thd kel. total
-          Ex : untuk proporsi a di kelompok a & b = a/(a+b)

3.      Rate
-          Besarnya peristiwa yang terjadi thd  seluruh jumlah penduduk dimana peristiwa itu terjadi dalam suatu batas waktu tertentu
-          Unsur waktu dlm perhitungan rasio maupun proporsi
CDR (crude death rate)
N kematian dlm setahun/jml populasi tengah tahun x 1000
CBR(crude birth rate)
N kelahiran hidup tengah tahun/populasi tengah tahun x 1000
RNI (rate of natural increase)
CBR-CDR
Ukuran morbiditas
1.      Insidensi = jumlah penyakit (kasus baru) pd kel. Pddk tertentu dl waktu tertentu
Angka insidensi = kejadian dlm wktu tertentu/ population risk pd wktu tertentu x konstanta

2.      Prevalensi = jml penderita lama + baru dlm wktu tertentu
Point prevalence = Jml penderita suatu saat/jml seluruh pddk X konstanta
Periode prevalence =  jml penderita pd periode tertentu/jml pddk X konstanta

Manfaat ukuran insidensi
-          Mengukur angka kejadian penyakit
-          u/penelitian epidemiologi
-          p’bandingan antarab’bagai populasi dg pemamapan yg b’beda
-          ukur besar resiko determinan t’tentu

manfaat ukuran prevalensi
-          gambarkan tingkat keberhasilan prog. Pemberantasan peny.
-          Perencanaan pelyankes
-          Nyatakan bnyak kasus yg bs didiagnosis

Ukuran morbiditas
CDR = ANGKA KASAR KEMATIAN
ASDR = age specific death rate
Kematian kel. Umur tertentu setaun/jml gol. Umur sama dlm setahun X K


KLB
-          Timbulnya suatu penyakit / menular yang sebelumnya tidak ada atau tidak dikenal
-          Peningkatan kejadian /kematian terus menerus selama 3 kurun waktu berturut turut menurut jenis penyakitnya 
-          Peningkatan kejadian/kematian ≥ 2 kali dibandingkan periode sebelumnya
-          Jumlah penderita baru dalam satu bulan menunjukkn kenaikan ≥ 2 kali bila dibanding dengan angka rata-rata per bulan tahun sebelumnya
-          Angka rata2 perbulan selama 1 tahun menunjukn kenaikan ≥ 2 kali dr bulan tahun lalu
-          CFR menunjukan kenaikan 50%
-          Kenaikan 2X proposional rate

DESKRIPSI MENURUT TEMPAT
• Untuk mendapatkan petunjuk populasi yang rentan
kaitannya dengan tempat = identifikasi sumber
penularan
•Kasus dikelompokkan menurut variabel geografi (tempat
tinggal), tempat pekerjaan, sekolah, kesamaan
hubungan (sumber air, makanan), kesamaan
kemungkinan kontak dari orang ke orang /vektor
•Kesalahan yang sering: hanya dikelompokkan menurut
tempat tinggal = sumber penularan tidak nampak
•Kesimpulan bukan kasus absolut, tetapi rate = AREA SPECIFIC ATTACK RATE
DESKRIPSI MENURUT ORANG
-          Berguna untuk identifikasi sumber penularan dan etiologi penyakit
-          Distribusi kasus digambarkan menurut umur, jenis kelamin, ras, status imunisasi, status perkawinan atau variabel lain yang dianggap perlu
-          Harus selalu dikerjakan deskripsi menurut umur = membantu pengujian hipotesis penyebab atau sebagai kunci untuk menentukan sumber penyakit. Hasil : AGE SPECIFIC ATTACK RATE
-          Kesalahan yang sering: interval umur terlalu lebar=menyembunyikan perbedaan risiko

DESKRIPSI MENURUT WAKTU
• Adalah penggambaran kasus selama periode KLB dalam
kurva epidemik.
•Kurva epidemik: grafik yang menggambarkan frekuensi
kasus = sumbu vertikal; berdasar saat mulai sakit
(Onset of Illnesss) =  sumbu horizontal
•Tujuan:
Menentukan sumber atau cara penularan = melihat
bentuk/tipe kurva
Mengidentifikasi waktu paparan atau pencarian kasus
awal (index case)

epidemiologi
Epidemiologi ilmu yang mempelajari tentang sifat, Penyebab, pengendalian dan faktor yang mempengaruhi Frekuensi dan distribusi penyakit, kecacatan dan Kematian dalam populasi manusia

tugas ahli epidemiologi

-          Menentukan ada/tidaknya kenaikan faktor risiko selama periode tertentu
-          Menentukan apakah suatu daerah/lokasi mengalami peningkatan penyakit/kondisi tertentu
-          Mengkaji perbedaan karakteristik manusia yang membedakan terhadap terjadinya suatu peny
 
 Manfaat epid.
-          Menjelaskan etiologi
-          Menjelaskan apakah data epidemiologi konsisten dgn hipotesa & ilmu pengt. Terbaru
-          Memberikan dasar bagi pengembangan langkah pengendalian & prosedur penceg. Yaitu untuk mengevaluasi keberhasilan program intervensi
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar